SOLUSI PENGELOLAAN SAMPAH BERSKALA LOKAL

Indonesia menempati posisi kedua di dunia terkait persoalan pencemaran sampah plastik di laut. MPH berhasil mendaur ulang 90% sampah organik dan hal ini juga mempengaruhi terhadap peningkatan pendapatan di masyarakat desa

MATERIAL DAUR ULANG

90%

MPH telah membuktikan bahwa sampah yang dibuang ke TPA bisa dikurangi kurang lebih sebesar 90% jika kita menerapkan sistem pemisahan

MATERIAL DIKELOLA PER HARI

29tons

Jumlah material yang berhasil dikelola per hari setara dengan berat 4 ekor gajah

MENGHINDARI KARBON EMISI DI TAHUN 2019

6365tons

Jumlah karbon emisi yang ditekan setara dengan efek yang dihasilkan dari penanaman 105,247 pohon selama 10 tahun

SAMPAH ATAU MATERIAL?

Plastik, kertas, logam dan material berharga lainnya menjadi sampah ketika tercampur dengan sisa material organik. Hal ini menyebabkan timbulnya hama sehingga material menjadi sulit untuk diolah.

SAMPAH 👎
Mencampur material organik dan non-organik menyebabkan material tersebut menjadi sampah sehingga tidak dapat diolah atau digunakan kembali. Sampah menjadi lebih sulit untuk dikelola.

MATERIAL 👍
Pemisahan material organik dan non-organik memudahkan untuk pengelolaan material sehingga dapat dilakukan daur ulang, komposting serta penggunaan material tersebut dan menghindari penumpukan sampah yang berlebih.

Permasalahan pengelolaan material dan sampah di Indonesia

Tim pengambilan sampah tidak memiliki otoritas untuk memisahkan sampah dari sumber atau desa, serta pihak lokal yang berwenang juga tidak mendorong peraturan hukum untuk diterapkan berkaitan dengan pemisahan dan pengelolaan sampah di masyarakat

Lebih dari 90% material dibuang secara percuma ke TPA

Antrian yang panjang serta kelebihan kapasitas di tempat penampungan adalah hasil dari tidak efektifnya pemisahan sampah yang berasal dari sumber

TPA juga mengeluarkan gas metan dan cairan beracun yang dapat mencemari udara dan air di daerah sekitar.

Sistem pengelolaan sampah lama tidak bekerja

Mengapa sistem pengelolan sampah tidak berhasil diterapkan di desa?

Pertanggungjawaban yang tidak jelas

Tim pengambil sampah dan manajer komunitas tidak memiliki otoritas yang cukup kuat untuk membuat pihak pihak terkait serta masyarakat (hotel, restoran, rumah tangga) untuk memisahkan material dari asalnya. Sedangkan jika sudah tercampur, material akan sulit untuk dikelola

Sampah mempengaruhi perekonomian

Material berharga terbuang sia sia di TPA, emisi gas metan juga mempengaruhi pemanasan global, dan pembuangan sampah liar yang juga menyebabkan pencemaran sampah plastik ke lingkungan dan sungai serta pembakaran sampah yang dapat mengakibatkan polusi udara dan menyebabkan kanker.

Penyalahgunaan biaya pengambilan sampah dan pembangunan infrastruktur

Kurangnya transparansi, laporan keuangan serta monitoring terhadap material dan sistem pengelolaan mengakibatkan adanya kemungkinan penyalahgunaan alokasi dana. Penerapan sistem pengelolaan sampah di masyarakat belum dipertimbangkan sebagai salah satu kesempatan untuk mengurangi kompleksnya permasalahan sampah serta meningkatkan transparansi serta kerja sama.

Bagaimana MPH mengatasi kendala

Kami membangun gerakan di masyarakat untuk memotivasi masyarakat lainnya di desa sehingga mereka dapat mengambil alih untuk mengelola material dan sampah dengan fasilitas sederhana yang mereka miliki.

Desentralisasi serta komunitas

Pemanfaatan BUMDES serta kelompok KSM untuk mengerakan dan membangun “sustainability”

Generasi perubahan

Fasilitas lokal sebagai wadah untuk pembelajaran dan kunci untuk membangun wawasan terkait pemisahan dan pengelolaan sampah di masyarakat

Peningkatan pendapatan dari biaya pengambilan material dan pengelolaan sampah

Pendapatan dapat dicapai setinggi USD 10,000 per bulan sehingga dapat menyediakan insentif untuk masyarakat yang berpartisipasi

Siapakah kami?

MPH diawali dengan proyek pertama yang dibangun di Pererenan pada tahun 2016

Tanah di Indonesia sangat luas dan memerlukan kompos serta material organik yang bisa dikembalikan untuk agrikultur. Plastik, logam dan kertas dapat di daur ulang jika dengan syarat material masih bersih. MPH tidak hanya mencoba untuk mengurangi penggunaan plastik di lingkungan, tetapi MPH juga menawarkan pendekatan holistik untuk pengelolaan material dan sampah dengan berdasarkan pada proses rantai penguraian material serta membawa masyarakat untuk memiliki pengertian cara pandang terhadap nilai sesungguhnya sampah itu sendiri

Lanjutkan mempelajari tentang permasalahan yang kami sedang pecahkan dan bagaimana kami menerapkan solusi yang lebih baik!

BANTU KAMI UNTUK MENJAUHKAN PLASTIK DARI LINGKUNGAN

Kita perlu bertumbuh dengan cepat dan mengajak desa desa dan mendanai untuk pembangunan fasilitas
Sign up to receive quarterly updates